PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SDN SONGGOKERTO 01 BATU
Kata Kunci:
Hasil Belajar Matematika, Problem Based LearningAbstrak
Matematika merupakan salah satu ilmu yang diajarkan di Sekolah Dasar. Guru yang ingin mengajarkan matematika kepada siswanya, hendaklah memahami dan mengetahui objek yang akan diajarkannya melalui mata pelajaran matematika. Untuk menjawab pengertian dari matematika itu sendiri pun adalah kunci dasar keberhasilan dalam mempelajari ilmu matematika. Belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Pembelajaran secara Student center ini dikembangkan lagi diantaranya yaitu pembelajaran Berbasis Masalah atau yang biasa disebut Problem Based Learning (PBL) yang baru-baru ini terkenal dalam dunia pendidikan Problem Based Learning (PBL) ini dapat memberikan kecakapan dalam mengelola hidup bagi peserta didik untuk dapat mengatasi kendala yang ada di sekitar lingkungannya. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan dan menganalisisn pelaksanaan Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan motivasi belajar tentang keliling dan luas bangun datar pada peserta didik kelas IV SD Negeri Songgokerto 01 Batu. Hasil PTK ini menunjukkan bahwa peserta didik kelas IV SD Negeri Songgokerto 01 Batu aktif dalam pelaksanaan Problem Based Learning (PBL) dalam peningkatan motivasi belajar tentang keliling dan luas bangun datar .Upaya peningkatan motivasi belajar melalui Problem Based Learning keliling dan luas bangun datar dilakukan sesuai dengan langkah berdasarkan siklus pelaksanaan PTK dengan langkah: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar tentang keliling dan luas bangun datar pada peserta didik kelas IV SD Negeri Songgokerto 01 Batu . Hal ini dibuktikan dengan peningkatan skor dari 51,60 pada saat pra PTK meningkat menjadi 72,00 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 84,40 pada siklus 2.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
